PEMDES LAMBANGAN – Pemerintah Desa Lambangan melaksanakan Rembug Stunting Desa Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) Desa Tahun Anggaran 2026 pada Kamis, 9 Juli 2026, di Balai Desa Lambangan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan langkah percepatan penurunan stunting melalui perencanaan pembangunan desa yang berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat. Rembug tersebut dihadiri oleh Camat Wonoayu Drs. Anwar, perwakilan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Sidoarjo, BPD, para pendamping desa, pendamping lokal desa, serta unsur terkait lainnya sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Rembug Stunting Desa Pra Musrenbang Desa menjadi bagian penting dari tahapan selanjutnya yaitu Musrenbang Desa tahun 2027, di mana berbagai pemangku kepentingan bersama-sama melakukan identifikasi persoalan, pemetaan kondisi lapangan, serta penyusunan usulan program prioritas yang berorientasi pada pencegahan dan penanganan stunting. Melalui forum ini, pemerintah desa berupaya memastikan setiap kebijakan pembangunan disusun secara terarah, terukur, dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Wonoayu, Drs. Anwar, menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah desa, tenaga pendamping, hingga masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjadikan data sebagai dasar dalam penyusunan program sehingga setiap intervensi yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga yang membutuhkan.

Perwakilan TAPM Kabupaten Sidoarjo bersama para pendamping desa dan pendamping lokal desa turut memberikan masukan teknis mengenai penyelarasan program pembangunan desa dengan kebijakan pemerintah daerah maupun nasional. Pendampingan tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas perencanaan desa agar lebih adaptif terhadap tantangan di lapangan, sekaligus mendukung efektivitas penggunaan anggaran pada Tahun Anggaran 2026.
Forum rembug berlangsung secara interaktif dengan mengedepankan prinsip partisipatif. Berbagai masukan, aspirasi, serta hasil identifikasi kondisi masyarakat menjadi bahan pembahasan dalam merumuskan langkah-langkah prioritas yang akan diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan desa. Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan program yang tidak hanya administratif, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
Melalui pelaksanaan Rembug Stunting Desa Pra Musrenbang Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Desa Lambangan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sinergi antara pemerintah, pendamping, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan generasi yang lebih sehat, berkualitas, serta mendukung pembangunan Desa Lambangan yang berkelanjutan. (ajs)
